Thursday, 13 February 2014

Negara-negara di belahan dunia



Sekedar mengutip dari sebuah buku, saya ingin menampilkan beberapa Negara atau kota yang ada di belahan dunia yang membutuhkan topangan Doa untuk mendapat Penginjilan (Di Injili). Sebenarnya, beberapa waktu lalu, saya di suruh Papa saya untuk mengetik data-data ini, agar menjadi doa bersama keluarga di Pagi hari. Semoga pengunjung juga bisa membantu Negara-negara ini dalam doa.

Berikut Negara-negara yang bisa saya rangkum:
1.    INDIA: Penduduk 1.042.512.060
2.    MAURITANIA;
Populasi         : 2700.000
Mayoritas     : Islam
3.    SUDAN
Penduduk     : 33.600.000
Mayoritas     : Islam, Animisme, Katolik
4.    AFGANISTAN
Populasi         : 25.400.000
Mayoritas     : Islam
5.    KUWAIT
Populasi         : 2.900.000
Mayoritas     : Islam, Hindu
6.    BANGLADESH
Populasi         : 146.000.000
Mayoritas     : Islam, Budha, Hindu
7.    JEPANG
Populasi         : 127.500.000
Mayoritas     : Shinto, Budha
8.    GUINEA BISSAU
Populasi         : 1.200.000
Mayoritas     : Animisme, Islam
9.    BHUTAN
Populasi         : 1.900.000
Mayoritas     : Budha, Hindu, Islam
10. ARAB SAUDI
Populasi         : 22.000.000
Mayoritas     : Islam
11. GUINEA
Populasi         : 9.200.000
Mayoritas     : Islam
12. THAILAND
Populasi         : 63.700.000
Mayoritas     : Budha, Islam
13. Niger
Populasi         : 11.000.000
Mayoritas     : Islam, animisme
14. KYRGYZTAN
Populasi         : 4.600.000
Mayoritas     : Islam, Ortodox Rusia
15. .IRAN
Populasi         : 75.700.000
Mayoritas     : Islam



16. BURKINA FASO
Populasi         : 12.500.000
Mayoritas     : Islam, Agama Tradisional
17. MALI
Populasi         : 10.700.000
Mayoritas     : Islam
18. AZERBAIJAN
Populasi         : 7.600.000
Mayoritas     : Islam
19. BENIN
Populasi         : 6.600.000
Mayoritas     :  Animisme, Islam, Katolik Roma
20. INDONESIA
Populasi         : 223.800.000
Mayoritas     :  Islam, Kristen, Hindu, dan Kepercayaan China
21. LAOS
Populasi         : 5.000.000
Mayoritas     :  Budha, Animisme
22. SAHARA BARAT
Populasi         : 223.000
Mayoritas     :  Islam
23. MESIR
Populasi         : 69.000.000
Mayoritas     :  Islam, Kristen Koptik, dan sebagian kecil orang Kriaten
24. UZBEKISTAN
Populasi         : 21.000.000
Mayoritas     :  Islam, Ortodox Rusia
25. NEPAL
Populasi         : 24.300.000
Mayoritas     :  Hindu dan Kristen
26. UNI EMIRAT ARAB
Populasi         : 2.000.000
Mayoritas     :  Islam
27. ALBANIA
Populasi         : 3.800.000
Mayoritas     :  Atheis, Islam
28. MAROKO
Populasi         : 31.600.000
Mayoritas     :  Islam
29. IRAQ
Populasi         : 27.200.000
Mayoritas     :  Islam

30. SRI LANKA
Populasi         : 19.400.000
Mayoritas     :  Budha, Hindu, Islam, Kristen
31. ISRAEL & GAZA
Populasi        : 6.163.000 & 975.000
Mayoritas     :  Yahudi dan Islam
32. TAJIKISTAN
Populasi         : 5.300.000
Mayoritas     :  Islam, Kristen Ortodox Rusia
33. CHINA
Populasi         : 1.280.000
Mayoritas     :  Kristen, Taois, Budha, Confusius, Animis, Islam
34. DJIBOUTI
Populasi         : 523.000
Mayoritas     :  Islam & Katolik Roma
35. YAMAN
Populasi         : 13.600.000
Mayoritas     :  Islam
36. VIETNAM
Populasi         : 88.300.000
Mayoritas     :  Budha, Katolik Roma
37. TAIWAN
Populasi         : 22.100.000
Mayoritas     :  Budha, Tao, Kong Hu Cu, Kristen
38. BAHRAIN
Populasi         : 700.000
Mayoritas     :  Islam, Hindu
39. BRUNEI
Populasi         : 300.000
Mayoritas     :  Islam, Agama China, Iban
40. LIBANON
Populasi         : 4.100.000
Mayoritas     :  Islam, Katolik Roma, Kristen Orthodoks, Druze
41. QATaR
Populasi         : 575.000
Mayoritas     :  Islam
42. TURKMENISTAN
Populasi         : 3.700.000
Mayoritas     :  Islam
43. ETHIOPIA
Populasi         : 66.200.000
Mayoritas     :  Orthodoks Timur, Kristen, Islam, Kristen Protestan
44. MYANMAR
Populasi         : 49.800.000
Mayoritas     :  Budha, Kristen
45. CHAD
Populasi         : 6.200.000
Mayoritas     :  Islam, Katolik Roma, Animisme, Protestan
46. ALGERIA
Populasi         : 33.700.000
Mayoritas     :  Islam
47. LIBYA
Populasi         : 5.600.000
Mayoritas     :  Islam
48. MALAYSIA
Populasi         : 21.500.000
Mayoritas     :  Islam, Kepercayaan China, Kristen, Budha, Hindu
49. OMAN
Populasi         : 2.100.000
Mayoritas     :  Islam
50. KAZAKSTAN
Populasi         : 18.200.000
Mayoritas     :  Islam, Kristen Orthodoks Rusia.
51. TUNISIA
Populasi         : 10.100.000
Mayoritas     :  Islam
52. KAMBOJA
Populasi         : 8.500.000
Mayoritas     :  Budha
53. TURKI
Populasi         : 69.000.000
Mayoritas     :  Islam
54. KOREA UTARA
Populasi         : 24.900.000
Mayoritas     :  -(tidak ada)
55. SOMALIA
Populasi         : 12.560.000
Mayoritas     :  Islam



56. PAKISTAN
Populasi         : 149.100.000
Mayoritas     :  Islam &Kristen Protestan
57. NIGERIA
Populasi         : 160.800.000
Mayoritas     :  Islam, Kristen, Animisme
58. MALADEWA
Populasi         : 300.000
Mayoritas     :  Islam
59. YORDANIA
Populasi         : 5.700.000
Mayoritas     :  Islam
60. SENEGAL
Populasi         : 9.700.000
Mayoritas     :  Islam
61. ERITREA
Populasi         : 4.600.000
Mayoritas     :  Islam, Kristen Orthodoks
62. TIBET
Populasi         : 2.400.000
Mayoritas     :  Budha Lama
63. SYRIA
Populasi         : 18.000.000
Mayoritas     :  Islam, Kristen Orthodoks
64. MONGOLIA
Populasi         : 2.800.000
Mayoritas     :  Atheis, Budha Lama
65. GAMBIA
Populasi         : 1.100.000
Mayoritas     :   Islam

Tuesday, 4 February 2014

S.M.A




            Sekolah Menengah Aneh, oops.. Emang iya?
            Bukan dong. S.M.A atau Sekolah Menengah atas.
            Apa sih yang ada dipikiran kalian ketika mendengar tiga huruf itu? Mungkin jenjang pendidikan yang lebih tinggi dari SMP dan SD? Atau Uniform yang baru? Atau apapun yang ada dipikiran kalian lah ya.
            Yang pasti SMA menjadi jejak terakhir kita, yang akan menentukan kita menuju bangku universitas (Bagi yang mau lanjut). Yah, sebelum kita menginjak tempat yang baru itu (Universitas) pastinya kita harus mendapat Ijazah terakhir kita. Ijazah tak hanya untuk orang yang ingin terus menuju Universitas, tapi bagi mereka yang mungkin ingin bekerja setelah Lulus SMA.
Lalu apa yang terjadi saat masa-masa kita di SMA?
            Di saat yang lain di SMA, berbagai hal terjadi, baik itu hal baik ataupun buruk. Termasuk juga, teman yang ada disekitar kita, ataupun GURU.
Kegilaan kita bersama teman-teman itu nggak akan bisa dilupain (dan itu yang terjadi saat aku di SMA). Tapi di saat hal yang (kurang) mengenakkan terjadi, kesalnya minta ampun! Maunya mereka di jauhin saking kesalnya, tapi itu nggak boleh terjadi. Kita harus mengingat saat dimana mereka yang begitu menyebalkan sempat membuat kita tersenyum, jangan kita hanya mengingat saat yang buruk yang diberikan mereka.
Apalagi, kalau ada yang jadi Mood maker di kelas itu yang paling menyenangkan dari mereka. Disaat guru yang sedang mengajar, suasana menjadi tegang, yang lain ngantuk, ech ada badut gratis di dalam kelas (maksudnya yang buat kita tertawa di saat itu). Suasana pasti langsung berubah seketika. Tawa akan terdengar, suasana kelas menjadi kacau, tak ada ketegangan atau orang-orang yang menguap lagi.
Tapi hal yang paling menyebalkan, pasti itu! Di saat sekarang ini, banyak siswa yang ngantuk, bengong, bosan, dan sibuk sendiri nggak jelas di dalam kelas saat jam pelajaran berlangsung. Entah karena mereka yang malas dan tidak memperhatikan atau mereka yang memberi pelajaran tidak begitu memperhatikan siswa. Yang pasti, semua itu tergantung dari kita sebagai siswa. Kitalah yang harus tahu bagaimana menanggapi pelajaran yang akan kita terima. Intinya, sekalipun kita begitu malas atau apapun itu, kita harus menghargai mereka yang berada diatas kita, mereka yang berdiri di depan kita, mereka yang memberikan setiap bagian-bagian dari Bab-Bab buku yang beratus-ratus halaman, mereka yang membuang-buang waktu mereka untuk menambahkan ilmu demi pada kita.
Kembali lagi pada mereka yang menjadi Mood Maker, kalau di kelas (Kelas Saya) yang menjadi Mood Maker, ketika Guru atau seseorang sedang berbicara di depan, mereka yang menjadi mood maker mungkin akan menyambung atau menambahkan atau menyelipkan beberapa kata yang sedikit (kacau atau lucu) ketika orang yang didepan itu sedang berbicara dan membuat seisi kelas tertawa, bahkan itu akan menjadi Trending kelas yang tak akan di lupakan.
Jadi, SEKOLAH MENENGAH ATAS atau SMA pastilah saat yang paling berharga, bukan mengingat setiap pelajaran dan ujian di setiap semester, tapi saat-saat ketika kita bisa tertawa bersama dengan setiap kesenangan yang kita lewat, baik itu bersama teman-teman kita atau bisa juga itu mereka, guru yang mengajari dan menjadi orang tua kita saat di sekolah.


By: Ester M Lumingkewas